Ansor Bandung Barat Dorong Nahdliyyin Menjadi Kades

Ansor Bandung Barat Dorong Nahdliyyin Menjadi Kades

Di akhir tahun 2019, sebanyak 112 desa di Kabupaten Bandung Barat akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahun 2019.

Pentingnya peranan kepala desa di masyarakat tidak luput dari perhatian organisasi kepemudaan sayap Nahdlatul Ulama, Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bandung Barat.

Ansor Bandung Barat mendorong kader dan kalangan nahdliyyin untuk turut serta dalam kontestasi pemilihan kepala desa tahun 2019.

"Kami akan mendorong kader-kader nahdliyyin yang tahun ini ikut serta dalam pilkades," ungkap ketua Ansor Bandung Barat, Cecep Nedi Sugilar.

Menurut Cecep, menjadi kepala desa merupakan salah satu kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat. Sebab ruang lingkup kerja kepala desa akan sering bersentuhan langsung dengan masyarakat. Lanjutnya, hal tersebut tidak sulit bagi kader-kader nahdliyyin yang sudah terbiasa dalam kehidupan bersosial.

"Kader nahdliyyin sudah terbiasa dengan kehidupan bermasyarakat," ujarnya.

Senada dengan Cecep, Pimpinan Wilayah Ansor Jawa Barat, Edi Rusyandi turut berkomentar terkait kader-kader nahdliyyin yang berpotensi mencalonkan diri menjadi kades. Ia berpesan agar kader nahdliyyin untuk terus memperbanyak silaturahmi. Menurutnya, modal utama dalam kehidupan bermasyarakat adalah dengan memperbanyak silaturahmi.

"Bagi yang mau mencalonkan diri menjadi kades, dari sekarang harus meningkatkan silaturahmi. Itu bagian dari ikhtiar," ujarnya.

Menurut kabar yang beredar, Pilkades Serentak 2019 di Bandung Barat rencananya akan dilaksanakan sekitar bulan Oktober.
**(Ang)

Artikel Lainnya

Back To Top