Pakai Celana Lebih Sunnah Dari Pada Sarung?

Pakai Celana Lebih Sunnah Dari Pada Sarung?

Sebuah akun di instagram bernama @abu_al_jawwi memposting foto yang isinya memperlihatkan orang dengan celana cingkrang sebagai sunnah, dan orang yang bersarung sebagai anti sunnah.

Lebih lanjut dalam captionnya, akun ini mengatakan, "Orang yang taat dan beriman bisa dilihat hanya dari penampilannya saja. Tengok mereka yang mengamalkan sunnah. Celana cingkrang dan berjenggot. Itu adalah amalan sunnah yang paling mudah," tulisnya.

Celana Lebih Sunnah Dari Pada Pakai Sarung?
Postingan akun @abu_al_jawwi di Instagram.

Akun ini hanya sebagian kecil akun-akun yang mempromosikan ajaran salafi-wahabi.

Lantas, benarkah Celana Lebih Sunnah Dari Pada Pakai Sarung?

Pakar kajian sunnah, Ustadz Ma'ruf Khozin memberikan komentar atas tuduhan pemakaian sarung sebagai bentuk anti terhadap sunnah, sebagai mana berikut:

Sirwal atau celana bukan pakaian Sunnah seperti yang sering diklaim sebagian kelompok. Malah celana adalah ciri khas ahli kitab, Yahudi dan Nasrani. Supaya tidak sama (tasyabbuh) dengan Yahudi-Nasrani maka Nabi shalallahu alaihi wasallam menjelaskan:

ﻗَﺎﻝَ: ﻓَﻘُﻠْﻨَﺎ: ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ اﻟﻠﻪِ، ﺇِﻥَّ ﺃَﻫْﻞَ اﻟْﻜِﺘَﺎﺏِ ﻳَﺘَﺴَﺮْﻭَﻟَﻮﻥَ ﻭَﻻْ ﻳَﺄْﺗَﺰِﺭُﻭﻥَ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ اﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ اﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ: " ﺗﺴﺮﻭﻟﻮا ﻭَاﺋْﺘَﺰِﺭُﻭا ﻭَﺧَﺎﻟِﻔُﻮا ﺃَﻫْﻞَ اﻟْﻜِﺘَﺎﺏِ
Artinya:
Abu Umamah berkata: "Wahai Rasulullah. Sesungguhnya orang-orang Yahudi dan Nasrani memakai celana dan tidak memakai izar (kain penutup bagian bawah)". Maka Rasulullah shalallahu alaihi: Pakailah celana dan pakailah izar. Jangan sampai sama dengan Yahudi-Nasrani" (HR Ahmad)

Silahkan lihat gambar. Tasyabbuh dengan Yahudi-Nasrani kok mengaku paling Sunnah? Kita terlalu sering disalahkan. Sekali-kali lah jadi senjata makan tuan.

____
Oleh/ Sumber: Ustadz Ma'ruf Khozin
Editor: Ang Rifkiyal

Bagikan:

Artikel Lainnya: