Edi Rusyandi: Skema Bantuan Provinsi Rugikan Warung-Warung Kecil

Edi Rusyandi: Skema Bantuan Provinsi Rugikan Warung-Warung Kecil

Edi Rusyandi: Skema Bantuan Provinsi Rugikan Warung-Warung Kecil
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Edi Rusyandi. (foto: istimewa)

Santripedia, Bandung Barat - Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan skema jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang terdampak covid-19 berupa uang senilai 500 ribu rupiah. Bantuan tersebut tidak sepenuhnya berbentuk uang, melainkan juga berupa pangan atau sembako. Dengan rincian berupa 350 ribu natura, dan 150 ribu berupa uang tunai.

Skema model bantuan gubernur tersebut dipandang dapat mematikan ekonomi rakyat kecil. Hal tersebut dikemukakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Golkar, Edi Rusyandi.

"Lebih baik yang diberikan itu cash saja atau tunai semua. Agar warung-warung kecil rakyat di pedesaan tetap hidup. Pola begini hanya menguntungkan pengusaha besar, supplier barang ke pemprov, sementara ekonomi rakyat bisa mati. Atau jika pun non tunai, berdayakan dari lokal desa masing-masing", kata Edi Rusyandi.

Pemerintah, lanjut Wakil Ketua GP Ansor Jawa Barat ini, harus menjamin rantai pasokan pangan kepada masyarakat dan juga jangan sampai mematikan roda ekonomi di bawah. Selain itu dengan pola bantuan tunai semua, biaya diatribusi juga lebih murah.

"Beras tengkulak laku, sementara beras di warung kecil busuk. Barang-barang yang dikirimkan pemprov itu kan semua ada di masyarakat. Biayanya lebih murah dan ada efek ekonomi bagi masyarakat", lanjutnya.

Lebih lanjut, anggota dewan dari Dapil Kabupaten Bandung Barat ini berharap bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat selain dapat membantu masyarakat yang terdampak wabah covid-19, juga tetap menjaga roda ekonomi masyarakat dibawah.

__
Editor: Ang Rifkiyal

Bagikan:

Artikel Lainnya: