Doa Naik Kendaraan Sesuai Hadits

Doa Naik Kendaraan Sesuai Hadits

Doa Naik Kendaraan Sesuai Hadits

Berkendara merupakan hal lumrah dilakukan oleh setiap orang ketika hendak bepergian. Baik menggunakan kendaraan darat, laut maupun udara.

Saat ini, hampir pasti setiap orang yang bepergian pasti menggunakan kendaraan. Jarang ditemukan orang yang bepergian dengan berjalan kaki, kecuali untuk ukuran dekat yang bisa dihitung jaraknya.

Oleh karena itu, ada baiknya kita berdoa saat menggunakan kendaraan. Tujuannya memohon agar kita diberi keselamatan oleh Allah SWT, dan dalam rangka mengamalkan sunnah Nabi SAW. Sebab baginda Nabi pun biasa berdoa saat berkendara.

Adapun doa ketika naik kendaraan yang singkat adalah sebagai berikut:

سُبْحَانَ الَّذِىْ سَخَّرَلَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ وَاِنَّآ اِلَى رَبّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

Bacaan latinnya:

Subhaanalladzi sakhoro lana hadza wa ma kunna lahu muqrinin, wa innaa ilaa robbina lamunqolibuun.

Artinya: 

“Maha suci Allah yang memudahkan ini (kendaraan) bagi kami dan tiada kami mempersekutukan bagi-Nya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.”

Doa di atas merupakan doa singkat ketika kita naik kendaraan. Adapun bagi yang memiliki keleluasaan waktu, bisa menambahkan takbir dan memperpanjang bacaan doa sebagaimana yang diamalkan baginda Nabi sesuai hadits riwayat Muslim,


Amaliyah dan doa naik kendaraan lengkap:

Dari Ibnu Umar, sesungguhnya Nabi SAW ketika menunggangi untanya saat hendak keluar bepergian membacakan takbir 3 kali, 

اللَّهُ أَكْبَرُ (٣×)

Artinya, "Maha besar Allah" (3x)

Kemudian membaca doa,

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنقَلِبُونَ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِى سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِى الأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَالأَهْلِ وَالوَلَدِ

Artinya, "Maha Suci Allah yang telah menundukkan untuk kami kendaraan ini, padahal kami sebelumnya tidak mempunyai kemampuan untuk melakukannya, dan sesungguhnya hanya kepada Rabb kami, kami akan kembali."

"Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan, taqwa dan amal yang Engkau ridhai dalam perjalanan kami ini. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh. Ya Allah, Engkau adalah rekan dalam perjalanan dan pengganti di tengah keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesukaran perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan, dan pemandangan yang buruk pada harta, keluarga dan anak." (HR. Muslim (II/998)

Sumber hadits :

وعن ابن عمر رضي الله عنهما أن رسول الله ﷺ (كان إذا استوى على بعيره خارجا إلى سفر، كبر ثلاثا، ثم قال: سبحان الذي سخر لنا هذا وما كنا له مقرنين وإنا إلى ربنا لمنقلبون اللهم إنا نسألك في سفرنا هذا البر والتقوى، ومن العمل ما ترضى اللهم هون علينا سفرنا هذا واطو عنا بعده، اللهم أنت الصاحب في السفر، والخليفة في الأهل. اللهم إني أعوذ بك من وعثاء السفر، وكآبة المنظر، وسوء المنقلب في المال والأهل والولد وإذا رجع قالهن وزاد فيهن آيبون تائبون عابدون لربنا حامدون) رواه مسلم

Bagikan:

Artikel Lainnya: