Doa Ketika Bercermin 'Allahumma Kama Hassanta Kholqii' Arti dan Penjelasannya

Doa Ketika Bercermin 'Allahumma Kama Hassanta Kholqii' Arti dan Penjelasannya

Doa Ketika Bercermin Allahumma Kama Hassanta Kholqii


Hampir setiap orang pasti suka bercermin. Atau setidaknya kebanyakan orang terbiasa dengan kegiatan bercermin. Dalam sehari, pasti ada waktu yang digunakan untuk sekedar bercermin.


Dengan bercermin, kita bisa melihat gambaran keadaan diri kita. Kita bisa melihat tampilan wajah, tubuh dan beberapa hal yang sulit dilihat menggunakan mata sendiri secara langsung.


Kita butuh cermin untuk membantu melihat gambaran fisik diri kita sendiri. Apalagi ketika kita sedang ingin memperbaiki tampilan diri, tentu keberadaan cermin sangat membantu.


Dalam islam, kita dianjurkan untuk senantiasa memperbaiki diri, baik dalam penampilan maupun akhlak. Oleh karena itu, memperbaiki diri merupakan hal penting.


Ada salah satu doa dari Rasulullah SAW untuk kita dalam meminta kebaikan dan akhlak diri kepada Allah SWT. Doa ini bisa diamalkan dalam doa kita kapan pun kita ingin mohonkan kepada Allah SWT.


Namun demikian, banyak orang yang menggunakan doa ini ketika bercermin. Mungkin karena saat bercermin seseorang mudah mengingat pentingnya tampilan dan akhlak diri. Oleh karena itu, doa ini sering dibacakan ketika bercermin.


Doa Memohon Akhlak Yang Baik, Banyak dibaca Ketika Bercermin


اللَّهُمَّ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِي فَحَسِّنْ خُلُقِي


Cara baca latinnya:

Allohumma kamaa hassanta kholqii, fahassin khuluqii


Artinya:

"Ya Allah, sebagaimana Engkau telah ciptakan aku rupa yang baik, maka perbaikilah akhlakku." (HR. Ahmad disahihkan oleh Ibnu Hibban)


Dari doa yang terdapat dalam hadits tersebut, setidaknya kita mencatat beberapa hikmah dan pelajaran,


  1. Seseorang memiliki dua rupa. Pertama adalah rupa dzohir yaitu fisik, dan kedua adalah rupa batin yaitu akhlak.
  2. Seseorang wajib memohon kepada Allah SWT agar memperbaiki akhlak batinnya. Dan akhlak batin yang paling penting adalah keimanan. Karena akhlak lainnya pasti akan mengikuti.
  3. Hadits di atas juga menjadi petunjuk bolehnya bertawasul dengan af'al Allah SWT.
  4. Seseorang apabila telah baik akhlaknya, maka akan tenang dan damai. Ia akan menjadi seseorang yang ada dalam ridho dan tidak dibenci. Oleh karena itu, penting memohon kepada Allah untuk diberi kebaikan akhlak.
  5. Selalu memuji kepada Allah dan mengakui kenikmatan-Nya atas baiknya ciptaan-Nya.
  6. Dalil-dalil agama membedakan antara dzahir dan batin. Dan menganjurkan untuk mengutamakan batin agar bisa mendapat kesempurnaan dan keindahan.
  7. Doa ini merupakan doa Rasulullah SAW dalam rangka mengajarkan umatnya, dan jika pun tidak maka Nabi tetaplah makhluk Allah yang paling baik fisik dan akhlaknya.


Demikianlah doa yang bisa kita baca ketika bercermin dan kapan pun kita mau. Sebab doa ini bersifat umum untuk memohon kebaikan diri, terutama akhlak yang baik. Allohu a'lam.

Bagikan: