Allah Maha Esa Artinya? Ini Arti dalam Asmaul Husna

Allah Maha Esa Artinya? Ini Arti dalam Asmaul Husna

Mungkin ada sebagian orang yang belum tahu dan bertanya, Allah Maha Esa artinya apa? Maka disini Santripedia akan menjelaskan secara lengkap arti dari Allah Maha Esa secara lengkap. Termasuk menjelaskan maksud Allah Maha Esa yang merupakan arti dari asmaul husna.

Allah Maha Esa Artinya? Berikut Ini Arti Dari Asmaul Husna


Arti Allah Maha Esa

Secara bahasa, kata "Allah" memiliki arti tuhan, sedangkan kata "maha" artinya adalah sangat, dan kata "esa" artinya adalah satu atau tunggal. Jadi Allah Maha Esa adalah Allah tuhan yang sangat tunggal.

Maksudnya yaitu bahwa Allah hanya satu dan satu-satunya, Allah tunggal dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Tidak ada yang menyamai dalam semua kesempurnaan-Nya. 

Allah Maha Esa artinya adalah Allah itu tunggal, satu, dan satu-satunya.


Allah Maha Esa Artinya dalam Asmaul Husna

Dalam asma'ul husna Allah Maha Esa merupakan arti dari Al-Wahid dan Al-Ahad.

Al-Wahid / الوَاحِدُ / Yang Maha Esa

Al-Ahad / الاَحَدُ /Yang Maha Tunggal

Kedunya bisa dikatakan memiliki arti yang sama. Meskipun sebenarnya jika diuraikan lebih dalam berdasarkan kaidah bahasa arab maka akan terdapat perbedaan makna.

Dikutip dari Piss-KTB, Menurut imam Abu Manshur Al-Ahad mempunyai arti menafikan bilangan selain satu, seperti perkataan kita:

ما جاءني أحد

Artinya, "tidak seorangpun datang kepadaku".

Simpelnya, Al-Ahad itu mempunyai arti bahwa Allah tunggal, tidak ada sekutu bagi-Nya. Sedangkan Al-Wahid mempunyai arti permulaan dari suatu bilangan. Seperti perkataan kita:

جاءني واحد من الناس

Artinya, "telah datang kepadaku manusia/orang yang nomor satu".

Simpelnya, Allah tunggal dzatnya dalam hal tidak ada sesuatu yang sebanding/menyamai Alloh.

Sebagian ulama mengatakan, Al-Wahid mempunyai arti tidak dapat dibagi dan tidak ada duanya, juga tidak akan pernah bisa dibagi-bagikan, dan tidak ada persamaan.

Imam Ibnu Al Atsir mengatakan, terkait dengan asma Allah Al-Wahid, itu mempunyai arti bahwa Allah itu tunggal/satu dan tidak akan pernah berhenti tunggalnya Allah, dan tidak ada orang/barang lain bersama Allah. Wallaahu A‘lam. [Ust. Abdul Qodir Shodiqi, Ust. Muh Jayus]. Pembahasan lengkapnya bisa dibuka di PISS-KTB.


Dalil Ayat Allah Maha Esa

Sebagaimana diuraikan di atas, bahwa Allah Maha Esa adalah arti dari al-Wahid dan al-Ahad, yang keduanya merupakan bagian dari asmaul husna. Sedangkan asmaul husna sendiri merupakan nama-nama Allah yang baik, yang diambil dari dalam al-Qur'an. Sehingga sudah tentu, bahwa Allah Maha Esa terdapat dalam al-Qur'an sebagai sumber rujukan paling utama.

Adapun dalil ayat Allah Maha Esa dalam al-Qur'an adalah sebagaimana ayat-ayat tentang al-Wahid dan al-Ahad. Berikut diantaranya,

Al-Wahid

1. Dalam al-Qur'an surat al-Baqarah ayat 163:

وَإِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيمُ

Artinya, "Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang".

2. Dalam al-Qur'an surat ar-Ra'd ayat 16:

قُلِ اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ وَهُوَ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ

Artinya, "Katakanlah, 'Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia-lah Rabb Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa."

3. Dalam al-Qur'an surat Yusuf ayat 39:

أَأَرْبَابٌ مُتَفَرِّقُونَ خَيْرٌ أَمِ اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ

Artinya, "Manakah yang baik, tuhan-tuhan yang bermacam-macam itu ataukah Allâh Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa?"

4. Dalam al-Qur'an surat Shad ayat 65:

قُلْ إِنَّمَا أَنَا مُنْذِرٌ ۖ وَمَا مِنْ إِلَٰهٍ إِلَّا اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ

Artinya, "Dan sekali-kali tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi selain Allâh Yang Maha Esa dan Maha Mengalahkan".

Selain ayat-ayat di atas, terdapat beberapa ayat-ayat lainnya yang menyebutkan tentang al-wahid atau keesaan Allah SWT dalam al-Qur'an.


Al-Ahad

Untuk Al-Ahad, dalam al-Qur'an nama Allah SWT ini hanya terdapat dalam satu surat, yaitu dalam al-Qur'an surat al-Ikhlas ayat 1,

قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ

Artinya, "Katakanlah: 'Dialah Allah, Yang Maha Esa'".


Allah Maha Esa dalam Kehidupan Sehari-hari

Sebagai seorang muslim, perilaku meyakini dengan sepenuh hati, mengucapkan dengan lisan dan mengamalkan dengan perbuatan terhadap Allah Maha Esa sering disebut juga dengan istilah tauhid.

Tauhid adalah perilaku meng-esa-kan Allah. Meyakini bahwa tiada tuhan selain Allah. Hanya Allah tuhan pencipta alam semesta. Hanya Allah yang harus disembah. Tiada sekutu bagi-Nya.

Bertauhid dalam ucapan bisa dilakukan dengan memperbanyak syahadat, yakni kesaksian atas ke-esa-an Allah SWT. Selain itu memperbanyak membaca dzikir dan ayat-ayat al-Qur'an.

Dalam perilaku dan perbuatan, seorang yang bertauhid akan taat atas apa yang telah Allah SWT perintahkan, dan menjauhi terhadap segala hal yang telah Allah larang. Sikap ini adalah pembuktian dari keyakinan yang kuat atas ke-esa-an Allah SWT.

Lebih khusus, dengan mengesakan Allah SWT, seorang muslim tidak boleh melakukan perilaku-perilaku musyrik dan mendekati kemusyrikan. Diantaranya adalah menyembah kepada selain dari Allah, meyakini perdukunan, meyakini ramalan-ramalan yang dibuat-buat oelh makhluk, dan lain sebagainya.

Demikian penjelasan singkat tentang Arti Allah Maha Esa. Semoga artikel ini bermanfaat. Amiin. Wallahu a'lamu.

Bagikan: