Alhamdulillahirobbil ‘Alamin Wabihi Nasta’inu Ala Umuriddunya Waddin

Ang Rifkiyal

alhamdulillahi rabbil alamin wa bihi nastainu

Salah satu muqoddimah atau pembukaan pidato yang banyak digunakan oleh kalangan umat islam adalah dengan mengucapkan “alhamdulillahirobbil alamin wabihi nasta’inu ala umuriddunya waddin..“.

Ucapan tersebut merupakan kalimat pembukaan pidato yang biasa dipakai oleh pembawa acara atau pun pengisi materi dalam berbagai kesempatan untuk membuka pembicaraannya, baik dalam kegiatan yang bersifat keagamaan maupun kegiatan umum lainnya.

Tulisan Arab Alhamdulillahirobbil Alamin Wabihi nasta’inu ala Umuriddunya Waddin Lengkap dengan Artinya

Alhamdulillahirobbil alamin wabihi nasta’inu ala umuriddunya waddin merupakan pembukaan pidato yang banyak digunakan umat islam ketika memulai pembicaraan di hadapan banyak orang. Adapun tulisan arab, latin dan terjemah lengkap Alhamdulillahirobbil alamin wabihi nasta’inu ala umuriddunya waddin adalah sebagai berikut:

الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ وَ بِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى اُمُورِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ

Alhamdulillahirobbil alamin wabihi nasta’inu ala umuriddunya waddin

Artinya, “Segala puji bagi Allah tuhan semesta alam. Kepada-Nya kita memohon pertolongan atas segala urusan dunia dan agama”.

Kemudian biasanya ditambahi dengan membaca sholawat kepada Nabi sebagai berikut:

َوالصَّلَاةُ والسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى آلِهٖ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِين

Wassholatu wassalamu ala asyrofil anbiyaa-i wal mursalin wa ‘ala aalihii washohbibihi ajma’iin

Artinya, “Dan semoga rahmat serta kesejahteraan dilimpahkan kepada Nabi paling mulia, serta kepada para keluarga dan semua sahabatnya”.

Sehingga redaksi arabnya jika digabungkan untuk dalam pembukaan pidato biasanya menjadi seperti ini:

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ. الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ وَ بِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى اُمُورِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ. والصَّلَاةُ والسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى آلِهٖ وَصَّحْبِهِ أَجْمَعِينَ، اَمَّا بَعْد

Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarokaatuh. Alhamdulillahirobbil alamin wabihi nasta’inu ala umuriddunya waddin. Wassholatu wassalamu ala asyrofil anbiyaa-i wal mursalin wa ‘ala aalihii washohbibihi ajma’iin. Amma ba’du.

Artinya, “Semoga Allah melimpahkan keselamatan, rahmat, dan keberkahan untuk kalian semua. Segala puji bagi Allah tuhan semesta alam. Kepada-Nya kita memohon pertolongan atas segala urusan dunia dan agama. Dan semoga rahmat serta kesejahteraan dilimpahkan kepada Nabi paling mulia, serta kepada para keluarga dan semua sahabatnya”.

Pembukaan Pidato Alhamdulillahirobbil Alamin Aabihi Nasta’inu ala Umuriddunya Waddin

Sebagaimana yang telah disinggung di atas, bahwa Alhamdulillahirobbil alamin wabihi nasta’inu ala umuriddunya waddin merupakan salah satu kalimat yang banyak digunakan oleh umat islam dalam pembukaan pidato.

Kenapa kalimat ini digunakan dalam pembukaan pidato? Alasannya karena dua hal, pertama karena sudah menjadi adat kebiasaan, dan kedua panduan dari ajaran agama islam.

Sudah menjadi kebiasaan di kalangan umat islam, termasuk di indonesia, ketika membuka pidato biasa membacakan kalimat hamdallah serta sholawat dan salam kepada Rasulullah. Hal ini juga tidak lepas dari ajaran islam, dimana ada hadits Nabi SAW tentang anjuran mengucap alhamadulillah ketika memulai perkara baik,

كُلُّ أَمْرٍ ذِي بَالٍ لاَ يُبْدَأُ فِيهِ بِالْحَمْدِ أَقْطَعُ

Artinya, “Setiap urusan baik yang tidak dimulai dengan Hamdalah (pujian kepada Allah) maka ia terputus (kurang keberkahannya)” (HR. Ibnu Majah no. 1894).

Imam an-Nawawi dalam al-Adzkar an-Nawawi menjelaskan beberapa hal yang disunnahkan untuk membaca hamdalah.

قال العلماء: فيستحب البداءة بالحمد لله لكل مصنف، ودارس، ومدرس، وخطيب، وخاطب، وبين يدي سائر الأمور المهمة

Artinya: “Disunnahkan memulai dengan ‘alhamdulillah’ untuk setiap muallif, orang yang belajar, orang yang mengajar, orang yang diceramahi dan orang yang berceramah, serta dalam perkara-perkara penting yang lain.” (Imam an-Nawawi, al-Adzkâr an-Nâwâwî, [Beirut: Dâr Kutub Islamiyah, 2004 M), j. 1, h. 172.)

Kemudian selain membaca hamdalah, kebiasaan lainnya adalah mengucap sholawat dan salam kepada Rasulullah SAW. Hal ini juga berkaitan dengan fadilah dan keutamaan membaca sholawat. Allah SWT memerintahkan para hamba-Nya yang beriman untuk membaca shalawat:

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya berSholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Q.S. Az-Zumar 39: 56)

Kumpulan Pembukaan Pidato Bahasa Arab

Selain pembukaan pidato di atas, ada banyak pembukaan pidato bahasa arab lainnya yang bisa digunakan oleh umat islam. Berikut ini kami rangkum diantaranya:

1. Alhamdulillahirabbil ‘alamina, washolatu was salaamu ‘ala asyrofil anbiyaa-i wal mursaliina sayyidina wa maulaana muhammadin, wa ‘ala aalihi wa shohbihi ajma’iina

اَلْحَمْدُ للّٰهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلَامُ عَلىَ اَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ سَيِّدِناَ وَمَوْلٰنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ

Artinya, “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Rahmat dan keselamatan semoga tercurah kepada Nabi dan Rasul termulia yakni baginda jungjunan Muhammad, dan kepada keluarga dan para sahabatnya semua”.

2. Alhamdulillah wa holatu wa salamu ala Rasulillah wa ala alihi wa shohbihi wa man waalah

الـحَمْدُ لِلّٰهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهَ

Artinya, “Segala puji bagi Allah. Dan semoga rahmat serta kesejahteraan telimpah kepada Rasulullah dan kepada seluruh keluarga serta para sahabatnya”.

3. Alhamdulillahi wa kafa wassalatu wa salaamu ala sayyidina Muhammadinil musthofa, wa ala aalihi wa shohbihi ahli shidqi wal wafa

الْحَمْدُ لِلّٰهِ وَكَفَى، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْـمُصْطَفَى، وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ اَهْلِ الصِّدْقِ وَالوَفَى

Artinya, “Segala puji bagi Allah dan cukup hanya Dia. Dan semoga rahmat serta kesejahteraan telimpah kepada baginda kita Muhammad sang nabi terpilih dan kepada seluruh keluarga serta para sahabatnya yang memiliki sifat jujur dan tepat janji”.

Untuk pembukaan pidato bahasa arab lainnya, silahkan lihat postingan kami di:

Itulah pembukaan pidato bahasa arab Alhamdulillahirobbil alamin wabihi nasta’inu ala umuriddunya waddin dan artinya lengkap dengan sholawat dan salam kepada Rasulullah. Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkannya.

Ang Rifkiyal pengasuh Pondok Pesantren Darul Faroh Sindangkerta, ketua MDS Rijalul Ansor Kabupaten Bandung Barat.

Bagikan ke: