Mengenal 3 Caleg Pendiri Keluarga Mahasiswa Bandung Barat

Ang Rifkiyal

Keluarga Mahasiswa Kabupaten Bandung Barat (Kembara) adalah organisasi kedaerahan yang menjadi tempat berhimpun bagi kalangan mahasiwa asal Kabupaten Bandung Barat yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi.

Organisasi ini didirikan oleh sejumlah mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi pada tahun 2007 seiring dengan berdirinya Kabupaten Bandung Barat sebagai daerah pemekaran dari Kabupaten Bandung.

Dalam perjalanannya, organisasi ini telah mengalami banyak dinamika dan berkembang menjadi organisasi mahasiswa kedaerahan yang cukup besar di Bandung Barat.

Mengenal 3 Pendiri Kembara di Pileg 2024

Dalam pemilu legislatif tahun 2024, ada 3 pendiri organisasi Keluarga Mahasiswa Kabupaten Bandung Barat (Kembara) yang ikut dalam kontestasi politik tersebut. Mereka diantaranya:

1. Edi Rusyandi

Edi Rusyandi adalah inisiator dan deklarator berdirinya organisasi Kembara. Ia lahir di Bandung, 9 Januari tahun 1982 dan saat ini tinggal di Cipongkor, Bandung Barat.

Pada tahun 2007 ketika wacana pemekaran daerah mengemuka, Edi Rusyandi menginisiasi berdirinya organisasi Kembara bersama sejumlah mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi yang ada di Bandung.

Edi dikenal sebagai aktivis mahasiswa ulung pada masanya di UIN SGD Bandung. Salah satu pencapaian terbaiknya ketika menjadi mahasiwa adalah mengemban tugas sebagai ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Barat.

Pada tahun 2019, Edi Rusyandi menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat setelah sukses memenangkan kursi legislatif pada pemilu tahun 2019. Dan di pemilu tahun 2024, Edi kembali mencalonkan diri untuk posisi yang sama dari Partai Golkar di dapil Kabupaten Bandung Barat.

2. Rahmat Sulaeman Zulkarnaen

Rahmat Sulaeman Zulkarnaen adalah salah satu pendiri Keluarga Mahasiswa Kabupaten Bandung Barat (Kembara) dan merupakan ketua Kembara pertama.

Sosok yang akrab disapa Ramses ini lahir di Tasikmalaya pada 9 Juni 1985 ini dan kini tinggal di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Saat masih duduk di bangku kuliah, Ramses dikenal aktif dalam organisasi kemahasiswaan, di antaranya PMII UIN SGD Bandung. Atas dasar ini, Ramses dipilih menjadi nahkoda pertama organisasi Kembara pada didirikan.

Dalam kehidupan sehari-hari, Ramses aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Di lingkungan pekerjaannya sebagai Pendamping Sosial PKH, ia dipilih menjadi ketua Forum Pendamping PKH (Forkompak) Bandung Barat.

Pada pemilu tahun 2024 ini, Ramses mencalonkan diri sebagai anggota legislatif tingkat DPRD Kabupaten Bandung Barat dari Partai Golkar di dapil 2 meliputi Cipatat, Cipeundeuy, dan Cikalongwetan.

3. Awan Gunawan

Awan Gunawan adalah salah satu pendiri organisasi Keluarga Mahasiswa Kabupaten Bandung Barat (Kembara) dan merupakan ketua Kembara yang Kedua setelah Rahmat Sulaeman.

Awan lahir Bandung 14 Juli 1983 dan saat ini tinggal di Saguling, Kabupaten Bandung Barat.

Ia dikenal sebagai aktivis PMII di UIN SGD Bandung dan menjadi ketua Keluarga Mahasiswa Kabupaten Bandung Barat (kembara).

Dalam kehidupan sehari-hari, Awan aktif dalam bidang pendidikan. Selain mengajar di sekolah, ia pun merupakan Dosen di salah satu perguruan tinggi di Bandung Barat.

Awan juga dikenal aktif sebagai seorang politisi. Ia tercacat pernah mengikuti pencalegan pada pemilu tahun 2014 dan tahun 2019.

Di tahun 2024, dengan pengalaman politik yang semakin matang, Awan kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat dari Partai PPP di dapil 1 meliputi Saguling, Ngamprah, dan Padalarang.

Itulah para pendiri kembara yang di Pemilu tahun 2024 mencalonkan diri sebagai legislatif.

Bagikan ke: